Sebuah tulisan lama.
Halo, salam kenal.
Sebelumnya kita tidak pernah bertemu, tapi saling tahu. Mungkin dulu kamu pernah melihatku, tapi maaf saat itu aku tidak mengetahui keberadaanmu.
Aku tidak bermaksud menggurui, karena sesungguhnya kamu yang lebih paham. Hanya sedikit mengutarakan pendapat.
Apa yang masih kamu takutkan? Masih kurang kah, di waktu lalu dia sudah memilihmu? Mengapa kamu harus merasa tersisih ketika dia bertemu denganku? Padahal dia selalu menceritakanmu, dia bahagia. Dan itu karenamu.
Tenang, aku bukan perempuan sejahat itu. Meskipun kita tak saling kenal, berharap pada seseorang yang hatinya milik orang lain itu bukan aku.
Kamu tidak bisa menghilangkan masa lalu dari seseorang, terima saja lah. Berdamai.
Kita sudah dewasa dan sudat saatnya untuk bisa menerima.
Sebelumnya kita tidak pernah bertemu, tapi saling tahu. Mungkin dulu kamu pernah melihatku, tapi maaf saat itu aku tidak mengetahui keberadaanmu.
Aku tidak bermaksud menggurui, karena sesungguhnya kamu yang lebih paham. Hanya sedikit mengutarakan pendapat.
Apa yang masih kamu takutkan? Masih kurang kah, di waktu lalu dia sudah memilihmu? Mengapa kamu harus merasa tersisih ketika dia bertemu denganku? Padahal dia selalu menceritakanmu, dia bahagia. Dan itu karenamu.
Tenang, aku bukan perempuan sejahat itu. Meskipun kita tak saling kenal, berharap pada seseorang yang hatinya milik orang lain itu bukan aku.
Kamu tidak bisa menghilangkan masa lalu dari seseorang, terima saja lah. Berdamai.
Kita sudah dewasa dan sudat saatnya untuk bisa menerima.
Sekali lagi, salam kenal :)