Sudah lebih dari satu bulan lalu saya sidang skripsi dan ujian komprehensif. Saya memulai penulisan skripsi di September. Di tengah penulisan, saya mengikuti perlombaan dan menempuh ujian semester, sehingga sempat terhenti di November dan Desember. Saya membuat target supaya proposal ditandatangani dosen pembimbing di akhir Januari dan ketika harus mulai menulis lagi, saya bergelut dengan rasa malas akibat terhenti cukup lama. 7 Januari adalah bimbingan pertama saya setelah berhenti 2 bulan dan saya dapati pertanyaan dosen pembimbing "Kemana saja?" hehe, maaf ya, Prof. Setelah bimbingan 3 kali, alhamdulillah tanggal 30 Januari proposal saya ditandatangani dosen pembimbing. Sesuai harapan, sesuai target.
Satu minggu setelah itu, saya berangkat ke Yogyakarta karena tempat penelitian saya ada disana. Dan 10 Maret adalah bimbingan pertama kali saya di Bab 4. Singkat cerita, skripsi saya ditandatangani dosen pembimbing di tanggal 16 April dan siap untuk diujikan. Rasanya campur aduk antara takut dan lega yang belum sepenuhnya. Lalu, 12 Mei menjadi hari yang bersejarah dalam hidup saya. "Seratus dua puluh satu lembar dengan jumlah kata kurang lebih 9000" milik saya sudah selesai.
Saya lulus!
Perjalanan penulisan skripsi yang lumayan melelahkan ini mungkin tidak akan selesai tanpa dukungan dan bantuan orang-orang terdekat. Ucapan terima kasih ini saya tuliskan untuk mereka. Saya sudah merencanakan untuk menulis ini di skripsi saya dengan panjang lebar, namun aturan baru hanya membatasi satu halaman saja. Jadi, lewat tulisan ini saya akan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
Satu minggu setelah itu, saya berangkat ke Yogyakarta karena tempat penelitian saya ada disana. Dan 10 Maret adalah bimbingan pertama kali saya di Bab 4. Singkat cerita, skripsi saya ditandatangani dosen pembimbing di tanggal 16 April dan siap untuk diujikan. Rasanya campur aduk antara takut dan lega yang belum sepenuhnya. Lalu, 12 Mei menjadi hari yang bersejarah dalam hidup saya. "Seratus dua puluh satu lembar dengan jumlah kata kurang lebih 9000" milik saya sudah selesai.
Saya lulus!
Perjalanan penulisan skripsi yang lumayan melelahkan ini mungkin tidak akan selesai tanpa dukungan dan bantuan orang-orang terdekat. Ucapan terima kasih ini saya tuliskan untuk mereka. Saya sudah merencanakan untuk menulis ini di skripsi saya dengan panjang lebar, namun aturan baru hanya membatasi satu halaman saja. Jadi, lewat tulisan ini saya akan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
- Kedua orang tua, yang selalu mendukung dalam bentuk materiil maupun non materiil. Dan juga atas restu yang selalu diberikan untuk mengiringi semua pilihan saya. Maaf juga kalau saya sering diam ketika ditanya progress skripsi
- Dosen wali dan dosen pembimbing, yang memberi arahan dan dukungan serta motivasi supaya saya segera keluar dari kampus, hehe
- Teman-teman kos G6B10 semasa SMK, bidadari saya (Alya, Jelita, Lyan, Salma, Tantri, Memel, Shinta, Gea, Batu, Cla, Yevina, Yassinta, Tiara, Mba Su, Dek Salsa, Dek Quyun, dan Dek Sintya), yang selalu memberi semangat ketika saya mulai mengeluh. Mereka meyakinkan saya jika saya pasti bisa melalui hari-hari berat itu
- Alya. Dia selalu ada buat saya. Cerita masalah apapun juga sama dia. Ketika daftar sidang, saya telfon dia untuk meyakinkan bahwa hari itu daftar sidang adalah keputusan yang tepat bagi saya. Dia selalu percaya bahwa saya bisa
- Jelita. Kosnya di Malang sudah saya anggap seperti kos kedua saya, haha. Sering sekali kalau suntuk, saya langsung ke Malang hanya untuk tiduran di kosnya. Dia selalu siap menampung
- Dhambi and friends (Made, Dika, dan Nelly). Mereka selalu bersedia kalau diajak nongkrong. Selalu menyempatkan. Penghibursekali dikala saya suntuk dan badmood. Meskipun saya sering diam menyimak obrolan mereka, tapi itu sudah bisa membuat saya tertawa. Kalian penyelamat saya di Surabaya
- Made. Saya ingat sekali, dia menemani saya menyusun pra-proposal sambil membicarakan hal lain karena saya butuh teman ngobrol dan bosan sekali melihat tembok kos setiap hari, hehe
- Teman-teman grup IPK 4 yang sekarang sudah rename menjadi Alumni UAB (Anissa, Nela, Azmi, Wilda, Fince, Fikry, dan Ervan). Kalian sangat membantu kehidupan kuliah saya sejak semester pertama. Kalian mau mengajari saya yang tidak tahu apa-apa
- Nela. Benar-benar teman dari semester pertama sampai saat ini. Definisi tidak terpisahkan. NIM berurutan, hampir satu kelas di semua mata kuliah. Hampir setiap hari dinner bareng dengan menu andalan lalapan lamongan dan bebek purnama. Jangan lupa roti canai, tahu bulat, dan telur gulung untuk menemani belajar. Teman ngopi sambil cari tempat baru. Aaaa saya tidak bisa menyebutkan satu per satu, terlalu banyak kebersamaan kami
- Anissa. Sering menemani kemana-mana. Saya juga sering ke kosnya untuk mengerjakan tugas. Hobi kami adalah ngobrolin skincare
- Azmi. Teman satu kos dari semester pertama sampai lulus. Awalnya kami ada di kosan yang berbeda, karena kita jadi teman satu kelas di semester pertama dan sama-sama cari kos lagi, jadilan kita pindah ke kosan yang sama. Penyelamatku dari kecoak di kos, membantu saya buka tutup galon, yang menemani juga cari sarapan ke warung barokah, dan bantuan lainnya yang tidak bisa saya sebutkan semua
- Azmi dan Yulia, sebagai rekan satu tim lomba. Disibuknya semester ketujuh sembari skripsian dan magang, kalian masih mau ikut lomba-lomba bersama saya. Mau menanggapi kerecehan saya. Kalian membuat cerita akhir perkuliahan saya menjadi menyenangkan dan memberi pengalaman yang tidak terlupa. Tidak pernah menyesal bisa bersama kalian
- Yulia. Kapan ya kami dekat? Hehe, rasanya tiba-tiba. Setelah kami lomba, kami menjadi semakin dekat. Hujan-hujan beli soto ayam, menamani saya ke dokter, mencari referensi judul di perpustakaan, dan banyak kebersamaan lainnya. Sampai saat ini pun hampir setiap hari komunikasi meskipun mengenai hal yang tidak penting
- Teman-teman Kompre 101 (Henry, Fikry, Rino, Afif, Anissa, dan Nela). Di tengah kebingungan persiapan ujian komprehensif, merekalah solusinya. Mereka sangat membantu saya mengingat materi perkuliahan dan mau diajak berdiskusi
- Rino. Membantu saya menyiapkan berkas-berkas daftar sidang. Setelah itu, deg-degan bareng menunggu jadwal sidang keluar. Dan yang membantu meng-edit video presentasi saya, berjasa sekaliiii
- Difa, yang memberi saya kuliah super singkat tentang blockchain di H-2 sidang. Gara-gara saya panik kebagian dosen sistem sebagai penguji, takut pertanyaannya aneh-aneh, kan. Selain itu, yang membantu saya juga ketika sidang, haha. Tidak akan lupa
- Pasha. Si pinter (mantan) Ibu Ketua IAI Muda yang aktif dimana-mana. Ingat sekali, kami menyusun pra-proposal di Foresthree dan di hari itu milik saya selesai. Mungkin ini berkatnya, hehe. Sangat senang bisa dekat dengannya, semoga pinter-nya nular. Aamiin
- Yunis. Dia selalu ada untuk saya, bahkan mungkin tidak hanya untuk saya tapi untuk semua #JawaraJeh. Ibunya anak-anak, sih kalau saya boleh bilang, hehe
- Mba Risyda. Teman sejak sebelum TK sampai sekarang yang mau menemani saya keliling Yogyakarta dan membuat saya percaya kota itu memang romantis. Ketika saya melakukan penelitian skripsi disana, Mba Risyda juga mau menemani dan menampung saya di kosannya untuk beberapa hari. Partner Sagittarius!!!
- Rehan. Teman sejak di Paskibra SMK, saling support meskipun dia di Malang dan saya di Surabaya. Teman saya untuk bercerita apapun. Konsultan skincare saya, nih hehe
- Inas. Teman sebangku saya semasa SMK kelas XII, sampai saat ini tidak lost contact, saling menyemangati sesama pejuang skripsi. Selalu mengatakan jika saya pasti bisa menghadapi tekanan skripsi dan ya sekarang aku bisa! Saat ini, saya yakin pasti dia jauh lebih bisa
- Rekan saya di Human Resource HMA 2017, khususnya untuk angkatan 2016 (Cinan, Saskia, Ayu, Bagas, Dendi, Fadhlul, dan Tomy). Mereka mau memaklumi "ke-bandel-an" saya semasa menjadi staff. Mereka mengatakan salah jika memang saya salah. Mereka membantu saya melalui hari berat dan sedikit banyak membentuk saya menjadi saya yang sekarang
- Akuntansi Unair angkatan 2016 yang saya lebih suka menyebutnya "Jawara". Mereka memberi saya teman, sahabat, dan keluarga. Mereka memberi saya kesempatan untuk mengembangkan diri. Ketika saya menulis ini, kalian membuat saya rindu kembali ke kampus dan bertemu. Kenangan bersama kalian ada di lorong kelas, lobby, ruang baca, kantin dharma, dan di semua tempat gedung FEB. Kalian mewarnai kehidupan perkuliahan saya
- Dia, yang menanyakan progress skripsi dari semester ketujuh, tapi saya selalu enggan menjawab. Yang kirim makanan ke kosan, nice try. Dia mau percaya jika saya bisa. Saat ini tidak bisa saya sebut namanya, tapi saya harap dia membaca
- Semua pihak yang telah membantu dan menemani proses ini. Saya tidak bisa menyebutkan satu per satu. Setiap dari mereka pasti memiliki peran tersendiri dalam penyelesaian skripsi saya
- Terakhir, untuk mereka yang telah memberi saya hadiah kelulusan. Saya sangat senang!!!


